"Jadi tamu kami itu pura-pura ngeluarin bungkusan, langsung kami dibilang mau pakai narkoba di hotel itu," tuturnya.
"Kami bilang enggak ada niat untuk itu, pembahasan di chat WhatsApp juga enggak ada ngebahas itu," ujarnya.
Baca Juga:
Buntut Gaduh Umrah Pakai Hijab, Polisi Bakal Periksa Transgender Isa Zega
Setelah itu, Deca dan Fury serta laki-laki yang memesannya dibawa secara terpisah menggunakan dua unit mobil guna menjalani pemeriksaan.
"Kami dibawa, handphone saya ditahan. Dia nakut-nakutin aku. Dia bilang aku kena pasal perdagangan orang," ujarnya.
Tak lama kemudian, mobil yang membawa mereka pun tiba di Polda Sumut. Deca dan Fury lalu dibawa langsung ke sebuah ruangan.
Baca Juga:
Buat Gaduh, Senator Aceh Surati Irjen Karyoto Usut Kontes Kecantikan Transgender
"Sampai di Polda, kami diinterogasi mereka memaksa aku buka rekeningku. Kami diperiksa di sana, di ngomong gol ini," bebernya.
Usai mengalami pemerasan, Fury dan Deca kemudian membuat laporan ke Polda Sumatera Utara.
Keduanya membuat laporan ditemani oleh kuasa hukum mereka, Marselinus Duha, pada Jumat (23/6/2023) kemarin.