Maret-Juni 2023: VP Operasi Perdagangan PT Pertamina Patra Niaga.
Juni 2023-sekarang: Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga.
Baca Juga:
Kasus Korupsi Minyak Pertamina Jadi Perhatian Internasional, Ini Kata Reuters dan CNBC
Maya diangkat ke jabatan terakhirnya dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina Patra Niaga pada 16 Juni 2023. Ia menggantikan Riva Siahaan, yang kemudian menjadi Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga.
Namun, Riva Siahaan juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi ini pada Senin (24/2/2025).
Kronologi Penangkapan Maya Kusmaya
Baca Juga:
Ahok Berpotensi Diperiksa dalam Dugaan Korupsi Minyak Mentah Pertamina
Menurut Abdul Qohar, Maya ditetapkan sebagai tersangka bersamaan dengan Edward Corne, VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga.
Keduanya dipanggil sebagai saksi untuk pemeriksaan di Kantor Kejagung, Jakarta, pada Rabu (26/2/2025) pukul 10.00 WIB.
Namun, mereka tidak hadir hingga pukul 14.00 WIB, sehingga penyidik memutuskan untuk menjemput paksa keduanya di kantor masing-masing.