Dukungan juga datang dari Partai Gerindra setelah usulan tersebut disampaikan Bahlil di hadapan Presiden Prabowo.
Disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono, pemilihan kepala daerah oleh DPRD dinilai lebih efisien dari sisi anggaran dan mekanisme.
Baca Juga:
Sindiran Endipat: Donasi Rp10 M Tak Bisa Disandingkan dengan Bantuan Negara
“Gerindra ada dalam posisi mendukung upaya ataupun rencana untuk melaksanakan pemilukada ini oleh DPRD di tingkat bupati, wali kota ataupun di tingkat gubernur,” ujar Sugiono dalam keterangannya, Senin (29/12/2025).
Dicontohkan Sugiono, pada 2015 dana hibah APBD untuk pilkada hampir mencapai Rp7 triliun dan melonjak menjadi lebih dari Rp37 triliun pada 2024.
Disorot pula mahalnya ongkos politik calon kepala daerah yang kerap menjadi penghalang bagi figur-figur kompeten.
Baca Juga:
Johan Budi Kritik Amnesti Hasto yang Dinilainya Sarat Manuver Politik
“Dari sisi efisiensi, baik itu proses, mekanisme, dan juga anggarannya kami mendukung rencana untuk melaksanakan pilkada lewat DPRD,” ujar Sugiono.
Partai Kebangkitan Bangsa telah lebih dulu menyatakan dukungan pada pertengahan 2025.
“Saatnya pemilihan kepala daerah dilakukan evaluasi total, manfaat dan mudaratnya,” kata Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dalam peringatan Harlah ke-27 PKB di JICC, Jakarta, 23 Juli 2025.