Kuasa hukum pihak yayasan, Hermawanto, sebelumnya menyebut terdapat senjata api, amunisi, dan aksesori senjata di antara barang-barang yang ditemukan.
“Hampir satu bulan yang lalu, kami menemukan ada 995 pucuk senjata,” jelas Hermawanto saat ditemui di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).
Baca Juga:
Geger Aspol Bandung, Pria Berjaket Ojol Lepaskan Tembakan
Hermawanto menyatakan temuan di ruangan tersebut juga mencakup sejumlah benda yang disebutnya sebagai senjata api.
“Di dalamnya ada senjata api, termasuk ada amunisi dan juga beberapa aksesori senjata yang lain,” ujar Hermawanto.
Sekitar sebulan setelah temuan awal tersebut, pihak sekolah kembali mendapati ruangan terkunci yang dinilai perlu segera dibuka.
Baca Juga:
Tragedi Malam Natal di Simalungun, Sejumlah Warga Kena Tembak Ala Koboi
Mengingat temuan sebelumnya, pihak sekolah kemudian meminta pendampingan kepolisian untuk membuka dan memeriksa ruangan tersebut.
Dari pemeriksaan lanjutan itu ditemukan empat senjata laras panjang, VCD porno, dua linting yang diduga ganja, serta satu kantong kecil yang diduga berisi sabu.
Hermawanto sebelumnya menyatakan seluruh senjata api yang ditemukan tersebut dimiliki oleh IWD.