Selain pengembangan ekosistem kendaraan listrik, pemerintah menyiapkan insentif bagi 1 juta unit sepeda motor listrik yang diproduksi oleh perusahaan dalam negeri.
Prabowo mengatakan penggunaan sepeda motor listrik diharapkan memberikan sedikitnya tiga manfaat utama bagi perekonomian dan masyarakat Indonesia.
Baca Juga:
Pertamina Patra Niaga Jalin Kerja Sama dengan Dukcapil Perkuat Ketepatan Penyaluran Subsidi Energi
Manfaat pertama adalah menekan biaya transportasi rumah tangga, sedangkan manfaat kedua berupa pengurangan impor energi yang selama ini membebani kebutuhan devisa nasional.
Manfaat ketiga adalah membuka lapangan pekerjaan sekaligus menciptakan sumber penghasilan baru bagi generasi muda melalui berkembangnya industri dan ekosistem kendaraan listrik.
Menurut Prabowo, penggunaan sepeda motor listrik berpotensi memangkas pengeluaran harian masyarakat untuk kebutuhan transportasi hingga lebih dari 50 persen.
Baca Juga:
Bahlil Lantik Komite BPH Migas: Perkuat Pengendalian Penyaluran Subsidi BBM
Biaya penggunaan sepeda motor listrik bahkan disebut berpotensi berada pada kisaran 30 persen dari biaya yang saat ini harus dikeluarkan masyarakat untuk menggunakan BBM.
Dengan perhitungan tersebut, pemerintah melihat pengembangan kendaraan listrik sebagai salah satu bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap BBM.
Namun dari sisi penyusunan anggaran, Purbaya menegaskan penurunan subsidi BBM pada 2027 terutama dipengaruhi asumsi harga minyak mentah yang lebih rendah dan bukan karena pemerintah telah menetapkan pembatasan pembelian Pertalite.