Sementara itu, tingkat inflasi tetap berada dalam kisaran target 2,5±1 persen yang menunjukkan pengendalian harga berjalan dengan baik.
Pemerintah terus menjaga stabilitas tersebut melalui berbagai kebijakan pengendalian inflasi serta langkah strategis dalam menjaga kestabilan harga di pasar.
Baca Juga:
Pemerintah Salurkan BSPS 2026, 19 Rumah di Humbang Hasundutan Siap Diperbaiki
Dari sisi permintaan domestik, konsumsi masyarakat masih menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional.
Hal ini diperkuat dengan berbagai stimulus fiskal serta program bantuan sosial yang terus digulirkan Pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat.
Di sektor riil, aktivitas industri manufaktur menunjukkan tren positif dengan Purchasing Managers’ Index (PMI) yang mencapai angka 53,8.
Baca Juga:
Program SUGT 2026 Resmi Dibuka, Pemerintah Perkuat Ekosistem Pendidikan Menuju Indonesia Emas
Capaian tersebut menandakan sektor manufaktur berada dalam fase ekspansi dan menjadi yang tertinggi dalam dua tahun terakhir.
Dari sisi fiskal, kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga menunjukkan kinerja yang solid.
Hingga Februari 2026, penerimaan pajak tercatat tumbuh sebesar 30,4 persen secara tahunan.