WAHANANEWS.CO, Jakarta - Iran disebut justru berada di posisi unggul dalam konflik melawan Israel dan Amerika Serikat, memicu kekhawatiran baru di panggung geopolitik global.
Pandangan tersebut disampaikan mantan Kepala Dinas Intelijen Rahasia Inggris (MI6), Alex Younger.
Baca Juga:
Ketua Ikasa "93" Resmikan Masjid Aisyah di Kecamatan Binjai Barat Kota Binjai Sumatera Utara
Ia menilai Amerika Serikat telah meremehkan kemampuan Iran sejak awal konflik.
Di fase awal perang, Amerika Serikat memang berhasil menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Namun perkembangan selanjutnya menunjukkan ketahanan Iran di luar perkiraan Washington.
Baca Juga:
BMKG Peringatkan Dampak Siklon Narelle, Cuaca Ekstrem Masih Mengancam
“Kenyataannya adalah AS meremehkan tugas ini dan saya pikir sejak dua minggu lalu, mereka kehilangan inisiatif dari tangan Iran,” ujar Younger dalam wawancaranya, Jumat (27/3/2026).
Younger menilai perubahan dinamika konflik tidak lepas dari pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Pernyataan Trump terkait kemungkinan perubahan rezim disebut telah mengubah cara pandang Iran terhadap perang ini.