Lebih lanjut, Darzi menjelaskan bahwa pasukan keamanan Iran saat ini menghadapi kelompok-kelompok bersenjata yang disebut memiliki pola dan metode serangan mirip ISIS, serta kelompok separatis bersenjata yang didanai dan dipersenjatai oleh sejumlah pihak asing.
Ia menuding Israel sebagai salah satu entitas yang terlibat dalam mendukung kelompok tersebut.
Baca Juga:
Saat Indonesia Mengecam, Delegasi Israel Tunjukkan Sikap Tak Respek di DK PBB
Menurut Darzi, kelompok-kelompok itu secara sengaja menargetkan warga sipil dan aparat penegak hukum dengan tujuan memicu konflik internal, memperbesar instabilitas, dan menciptakan alasan bagi terjadinya intervensi asing terhadap Iran.
Menanggapi isu pembatasan akses internet, Darzi membantah keras tuduhan bahwa kebijakan tersebut dilakukan untuk menutupi pelanggaran terhadap warga sipil.
Ia menegaskan bahwa langkah itu bersifat sementara dan semata-mata demi menjaga keamanan nasional.
Baca Juga:
Tiongkok Desak Gencatan Senjata Menyeluruh dan Berkelanjutan di Jalur Gaza
“Klaim bahwa pembatasan internet diberlakukan untuk menyembunyikan bahaya terhadap rakyat kami sendiri juga salah. Sebaliknya, pembatasan sementara diperlukan untuk melindungi bangsa Iran dari operasi jahat yang dilakukan oleh agen asing, termasuk agen Israel, terhadap keamanan bangsa,” ucap Darzi menjelaskan.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.