“Dan apakah Indonesia akan membayar, menurut saya jangan,” tulis Dino melalui akun X miliknya.
Dino menilai Kementerian Luar Negeri perlu menjelaskan secara terbuka hak dan kewajiban Indonesia sebagai anggota BOP.
Baca Juga:
Bawa-bawa Nama Hashim Djojohadikusumo, Rudy Mas’ud Hapus Peran Keluarga di Jabatan Strategis
Ia juga menekankan pentingnya jaminan bahwa forum tersebut tidak berubah menjadi proyek kepentingan pribadi Donald Trump di Gaza.
Selain itu, Dino mempertanyakan representasi Palestina dalam struktur BOP.
“Kalau ada PM Israel Netanyahu dalam Dewan Perdamaian, bagaimana dengan perwakilan Palestina,” kata Dino.
Baca Juga:
Program Fisi Misi Rp 40 miliar di sorot, kontraktor desak kepastian pembayaran Hutang.
Sorotan lebih keras disampaikan Guru Besar Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam Sudarnoto Abdul Murad.
Atas nama Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Majelis Ulama Indonesia, Sudarnoto meminta Presiden Prabowo mempertimbangkan opsi menarik diri dari forum tersebut jika terbukti merugikan Palestina.
“Mempertimbangkan secara serius untuk menarik diri secara terhormat dari forum internasional mana pun apabila terbukti benar-benar menyimpang dari prinsip keadilan dan kemerdekaan Palestina,” ucap Sudarnoto.