WahanaNews.co, Jakarta - Seorang ahli PBB mengkritik usaha Amerika Serikat yang terus meningkatkan bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Pelapor Khusus PBB tentang Hak atas Pangan, Michael Fakhri, menyatakan bahwa upaya tersebut dianggap tidak efektif jika Amerika Serikat terus memberikan bantuan militer kepada Israel.
Baca Juga:
Israel Menolak Serahkan Masjid Ibrahimi, Tutup Semua Akses untuk Idulfitri
Amerika Serikat telah diketahui mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza melalui jalur udara.
Sementara itu, pemerintahan Joe Biden baru-baru ini mengumumkan rencana pembangunan pelabuhan sementara di tepi pantai Mediterania untuk mendukung pengiriman bantuan ke Gaza melalui laut.
"Bantuan dari udara khususnya tidak akan banyak membantu meringankan kelaparan akibat kekurangan gizi, dan tidak akan memperlambat kelaparan,” kata Michael Fakhri kepada wartawan di Jenewa, dikutip dari Reuters.
Baca Juga:
Serangan Udara Israel di Gaza Makin Brutal, Korban Sipil dan Jurnalis Berjatuhan
Dia memperingatkan akan terjadinya kekacauan karena orang-orang yang kelaparan akan saling berebut pasokan.
Soal pelabuhan, katanya, belum ada pihak yang memintanya.
Fakhri menyebut metode pengiman bantuan lewat pelabuhan dan pesawat sebagai pilihan terakhir.