"Kami mengetahui bahwa kami adalah kapal ke-12 yang dicegat. Kami terkejut. Ada banyak kapal korvet di sekitar kami. Mereka bergerak maju dengan sangat agresif meskipun kami semua mengangkat tangan ke atas," sambungnya.
Cabral yang bertugas sebagai wakil komandan kapal mengaku menjadi korban pemukulan hingga mengalami lebam di bagian sekitar mata dan pelipis kiri.
Baca Juga:
Era Baru Industri, Konsumen Kini Cari Brand Halal yang Otentik
"Saya adalah wakil komandan di kapal itu. Kapten kami, seorang Italia, masih berdiri dan mereka langsung menargetkannya. Saya dipukul di pelipis kiri," cerita Cabral.
Peristiwa penangkapan relawan Global Sumud Flotilla itu kembali memicu sorotan dunia internasional terhadap tindakan Israel terhadap misi-misi kemanusiaan yang mencoba menembus blokade menuju Gaza.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.