Selain meminta maaf kepada keluarga korban, Bripda MS juga menyampaikan penyesalan kepada institusi Polri dan Korps Brimob yang menurutnya turut terdampak akibat perbuatannya.
“Saya juga memohon maaf kepada institusi Polri dan Korps Brimob yang saya banggakan,” ucapnya.
Baca Juga:
Pelajar 14 Tahun Tewas, Oknum Brimob di Tual Resmi Jadi Tersangka
Ia menyadari bahwa tindakannya telah mencoreng nama baik kepolisian di mata masyarakat luas.
“Karena perbuatan saya, nama baik institusi menjadi jelek di mata masyarakat,” katanya lagi.
Permohonan maaf juga ditujukan kepada masyarakat Kota Tual dan masyarakat Kei yang merasa tersakiti atas kejadian tersebut.
Baca Juga:
Percaloan Rp 4,9 Miliar Terbongkar, Dua Anggota Polda Maluku Di-PTDH
“Saya memohon maaf kepada masyarakat Tual, terutama masyarakat Kei, karena perbuatan saya telah menyakiti hati masyarakat,” ujar Bripda MS.
Ia menyatakan kesiapannya menerima seluruh konsekuensi hukum dan etik atas perbuatannya serta meminta agar kemarahan publik tidak diarahkan kepada institusi.
“Saya siap menerima konsekuensi apa pun atas kelalaian saya saat melaksanakan tugas dan tanggung jawab,” katanya.