Selain itu, petugas bersama unsur terkait melakukan penanganan pohon tumbang yang menutup akses jalan maupun yang menimpa rumah warga, guna memulihkan kondisi lingkungan dan kelancaran mobilitas masyarakat.
Penanganan kejadian ini dilakukan dalam status Siaga Darurat bencana banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung di Kabupaten Kendal serta status siaga darurat cuaca ekstrem di Provinsi Jawa Tengah.
Baca Juga:
Lebih 3.400 Huntara Disiapkan untuk Pemulihan Banjir Aceh Timur
Kendala yang dihadapi di lapangan antara lain minimnya penerangan akibat pemadaman aliran listrik di beberapa lokasi terdampak.
Berdasarkan kondisi mutakhir, pohon tumbang yang menimpa rumah warga telah berhasil dipotong dan dibersihkan, sementara penanganan lanjutan terhadap sejumlah rumah dan tempat usaha yang terdampak akan dilakukan secara mandiri oleh warga dengan pendampingan dari pihak terkait.
Sementara itu, di wilayah Provinsi Banten, banjir terjadi di Kabupaten Serang pada Sabtu, (10/1/2026), sekitar pukul 09.30 WIB.
Baca Juga:
BNPB Laporkan Dampak Gempa Talaud, Belasan Rumah dan Faskes Terdampak
Kejadian ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Serang dan sekitarnya, sehingga menyebabkan genangan air di sejumlah permukiman warga.
Curah hujan yang tinggi dalam waktu relatif singkat mengakibatkan saluran drainase dan aliran air tidak mampu menampung debit air, sehingga terjadi banjir di beberapa titik.
Dampak banjir terpantau di dua kecamatan, yakni Kecamatan Padarincang dan Kecamatan Cinangka.