Dalam penanganan bencana, BPBD Kabupaten Landak berkoordinasi dengan instansi terkait guna melakukan pendataan dan penanganan darurat.
Pemerintah Daerah telah menetapkan status Siaga Darurat sebagai langkah antisipasi dan percepatan penanganan.
Baca Juga:
Lebih 3.400 Huntara Disiapkan untuk Pemulihan Banjir Aceh Timur
Selain itu, BPBD Kabupaten Landak juga menyiapkan bantuan logistik untuk disalurkan kepada warga terdampak banjir.
Berdasarkan kondisi mutakhir pada Sabtu, (10/1/2026), situasi banjir menunjukkan perkembangan yang bervariasi.
Di Desa Serimbu, ketinggian air dilaporkan masih mengalami kenaikan dan sarana air bersih di Dusun Serimbu Seberang terputus.
Baca Juga:
BNPB Laporkan Dampak Gempa Talaud, Belasan Rumah dan Faskes Terdampak
Sementara itu, di Pasar Menjalin, air sungai masih bertahan namun belum memasuki permukiman.
Di sisi lain, beberapa wilayah telah mulai surut, antara lain Desa Tunang dan Desa Mentonyek di Kecamatan Mempawah Hulu, sejumlah dusun di Kecamatan Air Besar, wilayah Kecamatan Banyuke Hulu, serta Desa Darit di Kecamatan Menjalin.
Akses jalan dari arah Sompak menuju Pontianak dilaporkan sudah dapat dilalui kembali, meskipun petugas tetap siaga untuk mengantisipasi perkembangan kondisi di lapangan.