Bencana banjir ini berdampak luas, mencakup delapan kecamatan dengan total 23 desa terdampak, antara lain Kecamatan Banyuke Hulu, Air Besar, Jelimpo, Menyuke, Mempawah Hulu, Kuala Behe, Menjalin, dan Meranti.
Ketinggian muka air (TMA) pada awal kejadian dilaporkan mencapai sekitar 100 cm, sehingga aktivitas masyarakat terganggu dan akses antarwilayah sempat terhambat di beberapa titik.
Baca Juga:
Lebih 3.400 Huntara Disiapkan untuk Pemulihan Banjir Aceh Timur
Berdasarkan data sementara yang masih terus dilakukan pendataan, banjir tersebut berdampak pada sekitar 2.282 kepala keluarga.
Jumlah warga terdampak tersebar di sejumlah desa, dengan konsentrasi cukup besar di Kecamatan Mempawah Hulu dan Kecamatan Air Besar.
Hingga saat ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa, namun ribuan warga harus menghadapi genangan air yang merendam rumah serta lingkungan sekitar.
Baca Juga:
BNPB Laporkan Dampak Gempa Talaud, Belasan Rumah dan Faskes Terdampak
Selain berdampak pada masyarakat, banjir juga menyebabkan kerugian materiil berupa 2.282 unit rumah yang terdampak, dengan tingkat genangan yang bervariasi.
Sejumlah desa mengalami dampak cukup signifikan, terutama desa-desa yang berada di dataran rendah dan sepanjang aliran sungai.
Pendataan kerugian masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan untuk memperoleh data yang lebih akurat.