Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat selama proses pemulihan pascabanjir.
Kondisi banjir di wilayah terdampak dilaporkan mulai berangsur surut dengan ketinggian muka air sekitar 20 cm.
Baca Juga:
Lebih 3.400 Huntara Disiapkan untuk Pemulihan Banjir Aceh Timur
Warga yang sebelumnya mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan pembersihan dan pemulihan.
Meski demikian, Tim BPBD Provinsi Sumatera Selatan bersama BPBD Kabupaten OKU Timur masih tetap siaga di lapangan untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan, seiring dengan status siaga darurat bencana banjir dan tanah longsor yang masih berlaku di Provinsi Sumatera Selatan.
Selanjutnya, beralih ke wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat, banjir terjadi di Kabupaten Lombok Barat pada Jumat, (9/1/2026), akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah tersebut secara terus menerus sejak pukul 13.00 WITA hingga 15.00 WITA.
Baca Juga:
BNPB Laporkan Dampak Gempa Talaud, Belasan Rumah dan Faskes Terdampak
Curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap ke permukiman warga.
Curah hujan tinggi menyebabkan peningkatan debit air saluran hingga meluap dan mengakibatkan banjir di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, pada Jumat, (9/1/2026).
Selain itu, aliran air kiriman dari wilayah pegunungan dengan volume besar turut memperparah kondisi banjir di wilayah terdampak.