Karena itu, ia meminta seluruh pihak terkait memperkuat sistem distribusi dan pengawasan logistik obat agar pasokan tetap aman selama musim haji berlangsung.
Selain menyoroti persoalan kesehatan, Timwas Haji DPR RI juga menerima laporan terkait potensi kepadatan penghuni kamar di hotel jemaah.
Baca Juga:
Presiden Prabowo Ajak Bangsa Berani Benahi Ekonomi Nasional
Dalam pemantauan tersebut ditemukan adanya indikasi satu kamar dihuni lima orang, padahal ketentuan sebelumnya hanya memperbolehkan empat jemaah dalam satu kamar.
Sri Wulan menilai persoalan akomodasi harus mendapatkan perhatian serius karena berkaitan dengan kenyamanan dan kondisi fisik jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
Menurutnya, kualitas pelayanan tidak hanya diukur dari kelancaran ibadah, tetapi juga dari aspek kesehatan, keamanan, dan kenyamanan tempat tinggal jemaah.
Baca Juga:
Presiden Prabowo Sampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027 di Sidang Paripurna DPR RI
Timwas Haji DPR RI, lanjutnya, akan terus melakukan pengawasan langsung di lapangan guna memastikan seluruh layanan yang diberikan kepada jemaah berjalan sesuai standar pelayanan yang telah ditetapkan pemerintah.
Pengawasan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi agar penyelenggaraan ibadah haji tahun ini semakin baik dan responsif terhadap kebutuhan jemaah Indonesia.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.