Menurut dia, NU ke depan tidak hanya dituntut memperkuat program pendidikan, sosial dan keagamaan, tetapi juga dapat berkontribusi dalam upaya perdamaian serta penyelesaian konflik antarnegara.
“NU memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam upaya penyelesaian konflik antarnegara dan mendorong perdamaian dunia. Modal jaringan yang dimiliki NU harus dimanfaatkan untuk kepentingan kemanusiaan,” ujar Abdul Hamid.
Baca Juga:
Hormati Khamenei yang Tewas Diserang AS, Menlu Sugiono dan Ketua MPR Terbang ke Iran
Di tingkat nasional, ia juga berharap NU dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Abdul Hamid menilai jaringan organisasi dan sumber daya NU dapat berkontribusi dalam menarik investasi, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap Muktamar NU ke-35 menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi keluar dari berbagai dinamika internal sekaligus memperkuat peran NU dalam kehidupan kebangsaan dan percaturan internasional.
Baca Juga:
Menteri Haji Tegaskan Prabowo Tak Campuri Pemilihan Kepemimpinan Muktamar NU
[Redaktur: Teunku Agam Asyura]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.