“Hari Raya kurban juga mendidik kita menjadi manusia yang memiliki kepekaan dan kepedulian pada sesama,” tutur perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.
Puan menjelaskan, semangat Idul Adha tidak terlepas dari keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang menunjukkan keikhlasan serta ketabahan dalam menjalankan perintah Tuhan.
Baca Juga:
DPR Soroti Ancaman Judi Online Asing, Puan Desak Pengawasan Berkala
Nilai-nilai itulah yang menurutnya perlu terus dihidupkan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Ia menyebut, pelaksanaan kurban juga menjadi simbol nyata kepedulian sosial, di mana masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih berbagi kepada mereka yang membutuhkan melalui pembagian daging kurban.
Oleh karena itu, Puan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Idul Adha sebagai panggilan bersama dalam memperkuat persatuan bangsa dan menghadapi berbagai tantangan sosial maupun ekonomi secara gotong royong.
Baca Juga:
DPR Gelar Paripurna Pembukaan Masa Sidang, 287 Anggota Absen
“Mari kita wujudkan nilai-nilai Idul itu dalam bergotong royong mengatasi masalah-masalah bangsa,” ujar Puan.
Usai melaksanakan Salat Idul Adha, Puan menyempatkan diri berinteraksi dengan para jamaah. Sejumlah jamaah perempuan tampak antusias mengajak Ketua DPR RI itu berfoto bersama.
Setelah itu, Puan meninjau hewan kurban milik DPR RI yang dijadwalkan akan disembelih pada Kamis (28/5/2026).