“Kita juga mendorong keterlibatan pihak swasta melalui program CSR perusahaan-perusahaan besar agar masuk ke desa wisata. Kalau hanya mengandalkan kemampuan yang ada, proses dari desa rintisan menjadi berkembang hingga mandiri tentu akan memakan waktu lebih lama,” jelasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Politisi Fraksi PKB itu juga menanggapi aspirasi Pemerintah Kabupaten Bangli terkait peran strategis wilayah tersebut sebagai kawasan resapan air.
Baca Juga:
Lamhot Sinaga Soroti Perlindungan Pelaku Kreatif Usai Kasus Amsal Sitepu Viral
Menurutnya, aspirasi tersebut memiliki keterkaitan dengan kewenangan komisi lain di DPR RI sehingga perlu dilakukan koordinasi lintas komisi agar dapat ditindaklanjuti sesuai bidang tugas masing-masing.
“Terkait aspirasi Bangli sebagai kawasan resapan air, nanti akan kita koordinasikan dengan komisi yang membidangi persoalan tersebut,” katanya.
Lebih lanjut, Chusnunia memastikan Komisi VII DPR RI akan terus mengawal berbagai upaya penguatan sektor pariwisata nasional, termasuk memastikan adanya dukungan konkret dari pemerintah terhadap pengembangan desa wisata.
Baca Juga:
Perjuangkan Aspirasi Rakyat, Novita Hardini Serahkan Ambulans Kemanusiaan
Salah satu langkah yang akan ditempuh ialah mendorong agar program-program pengembangan desa wisata memperoleh perhatian dalam pembahasan rencana kerja dan anggaran Kementerian Pariwisata untuk Tahun Anggaran 2027, sehingga desa wisata di berbagai daerah memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.