Infrastruktur juga mempunyai peran
yang penting dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.
Jaringan transportasi dan
telekomunikasi dari Sabang sampai Merauke serta Sangihe Talaud ke Rote
merupakan salah satu perekat utama Negara Kesatuan Republik Indonesia dan
tulang punggung distribusi baik barang, penumpang maupun jasa.
Baca Juga:
Buka Konsultasi RPJMD, Bupati Tapteng Komit Wujudkan Tapteng Naik Kelas, Adil Untuk Semua
Serta menjadi aspek penting dalam
peningkatan produktivitas sektor produksi.
Ketersediaan utilitas perumahan dan
permukiman, seperti layanan air minum dan sanitasi secara luas dan merata serta
pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan turut menentukan tingkat
kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah senantiasa memberikan
prioritas bagi pembangunan dan berfungsinya infrastruktur dalam rangka
mendukung pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga:
Menteri PU Dukung Exit Tol Cipali KM 87+950 untuk Industri Subang Smartpolitan
Hal tersebut ditunjukkan oleh porsi
alokasi pendanaan pembangunan infrastruktur (yang dilaksanakan oleh gabungan
Departemen Pekerjaan Umum, Departemen Perhubungan, Departemen Energi dan Sumber
Daya Mineral, serta Departemen Komunikasi dan Informatika khususnya Ditjen Pos
dan Telekomunikasi) lebih besar dibandingkan dengan alokasi bidang lain
(pendidikan, pertahanan keamanan, kesehatan, dan lain-lain).
Selama ini pemerintah sudah membangun
ratusan infrastruktur yang meliputi jalan tol, bandara, pelabuhan kapal,
pembangkit listrik hingga jalan lintas penghubung di daerah terpencil.
Pembangunan infrastruktur jalan juga
sangat diperlukan untuk menghubungkan sebuah daerah antarpulau, antarkabupaten
atau antardesa dan semua harus diutamakan agar kita sebagai negara besar dapat
memiliki daya saing dengan negara lain.