Muhadjir pun kemarin berziarah ke Makam Proklamator RI Bung Karno di Blitar.
Ini merupakan bagian dari rangkaian kunjunganya Muhadjir menghadiri kemeriahan Blitar Ethnics National (BEN) dan prosesi menanam pohon untuk program aksi nyata Revolusi Mental 'Menanam 10 Juta Pohon' di SMPN 3 Blitar.
Baca Juga:
Antisipasi Puncak Arus Balik, Pemerintah Beri Izin ASN untuk WFH 16-17
"Kita sebagai masyarakat Indonesia tidak boleh lupa dengan para pahlawan. Setidaknya setahun sekali, dalam momentum memperingati kemerdekaan, wajib kita untuk berziarah dan mendoakan mereka," kata mantan Mendikbud itu di Kompleks Makam Bung Karno, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan.
Dalam ziarah dan doa itu Muhadjir duduk bersila di sisi makam Bung Karno, yang diapit kedua orang tuanya Ida Ayu Nyoman Rai dan R. Soekeni Sosrodihardjo Menko PMK melafalkan Alfatihah dan tahlil, serta doa ampunan sekitar setengah jam. Ziarah kali keempat selama Muhadjir jadi menteri itu didampingi Deputi V Kemenko PMK Didik Suhardi, Wakil Wali Kota Blitar Tjujuk Sunario, Sekda Kota Blitar Priyo Suhartono dan pejabat lain.
Setelah ziarah, Muhadjir menyapa para peziarah yang datang dari berbagai wilayah Indonesia. Sore itu suasana ramai.
Baca Juga:
Sumber Bansos yang Dibagikan Jokowi Diungkap Muhadjir dan Airlangga
"Kami dari Majalengka, Pak Menteri," kata sekelompok peziarah menyambut sapaan.
Diberitakan sebelumnya, Muhadjir Effendy kepleset lidah jika Bung Karno berwasiat ingin dimakamkan di Blitar.
Muhadjr mengatakan hal ini dalam sambutannya di event Blitar Etnic Nasional (BEN) Carnival hari ini.