Dalam perkara tersebut, KPK menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka, antara lain Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta, Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan, hingga Direktur Utama PT Karabha Digdaya yang merupakan anak perusahaan Kementerian Keuangan.
Memasuki bulan Ramadhan 1447 Hijriah, operasi tangkap tangan KPK masih terus berlanjut.
Baca Juga:
Sidang Kasus Korupsi Chromebook Ditunda, Nadiem Makarim Sakit
Pada Senin (3/3/2026), KPK mengumumkan OTT ketujuh yang menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebagai tersangka tunggal dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan jasa outsourcing atau tenaga alih daya serta pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk tahun anggaran 2023-2026.
Penindakan kembali terjadi beberapa hari kemudian ketika KPK mengumumkan operasi tangkap tangan kedelapan.
Pada Selasa (10/3/2026), KPK mengungkap bahwa Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari ditangkap dan ditetapkan sebagai salah satu tersangka dalam kasus dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, untuk tahun anggaran 2025-2026.
Baca Juga:
Kasus Kebocoran PAD Rp147 Miliar, Eks Wali Kota Bengkulu Divonis 2 Tahun 6 Bulan Penjara
Rangkaian operasi tangkap tangan tersebut kemudian berlanjut dengan penangkapan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman yang menjadi OTT kesembilan sepanjang tahun ini sekaligus yang ketiga selama bulan Ramadhan.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.