Bagi para pengamat, verifikasi langsung di lapangan tetap menjadi unsur paling penting dalam memastikan kepatuhan Iran.
Dalam aspek verifikasi tersebut, posisi Amerika Serikat dinilai tidak bergerak lebih maju dibandingkan periode sebelumnya.
Baca Juga:
Minta Cek Rekam Jejak, KPK Sentil Parpol Usai Nur Alam Gabung PSI,
Trump sendiri mengakui bahwa keputusan meneken MoU darurat itu diambil karena kekhawatiran terhadap dampak ekonomi global.
"Satu-satunya presiden yang saya tidak ingin tiru adalah mendiang Herbert Hoover yang agung," aku Donald Trump.
Pernyataan itu menggambarkan kekhawatiran Trump terhadap kemungkinan terjadinya bencana ekonomi jika perang dengan Iran terus berlanjut.
Baca Juga:
Frans Antoni Diduga Bawa Uang Narkoba ke Thailand 168 Kali, Nilainya Minimal Rp1 Miliar Sekali Jalan
"Saya tidak ingin melihat bencana ekonomi terjadi di dunia, dan jika Anda membiarkan perang ini terus berlanjut, krisis global tersebut bisa saja benar-benar terjadi," aku Donald Trump.
Trump menilai kesepakatan darurat perlu ditempuh untuk menghindari ancaman resesi ekonomi makro global.
Ia juga disebut mempertimbangkan risiko menipisnya cadangan minyak dunia dalam hitungan minggu apabila konflik terus berlangsung.