Menurut investigasi oleh dua media lokal, CIPER dan LaBot yang merupakan bagian dari International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) yang memproduksi Pandora Papers, Dominga dijual kepada pengusaha Carlos Alberto Delano, teman Pinera, senilai 152 juta dollar AS dalam kesepakatan yang dilakukan di Kepulauan Virgin Britania Raya.
Penyelidikan menemukan pembayaran itu dijadwalkan untuk tiga kali angsuran dengan klausul yang menyatakan, angsuran terakhir tergantung pada "tidak menetapkan kawasan perlindungan lingkungan di wilayah operasi perusahaan pertambangan, seperti yang dituntut oleh para pecinta lingkungan."
Baca Juga:
Ini Perbedaan Pandora Papers dengan Panama Papers
Menurut penyelidikan, pemerintah Pinera tidak membuat kawasan lindung di sekitar lokasi tambang yang bersangkutan. [dhn]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.