Pasalnya, sehari sebelum Rachmat Gobel mengembuskan napas terakhir, keduanya masih sempat bertemu dan beraktivitas bersama dalam berbagai agenda kedewanan.
Bahkan, selama empat hari terakhir mereka masih intens berinteraksi dalam sejumlah kegiatan resmi DPR RI.
Baca Juga:
Komisi IX DPR Dorong Optimalisasi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk Lindungi Seluruh Pekerja
Salah satu agenda yang dihadiri bersama adalah pertemuan dengan delegasi resmi Gubernur Prefektur Aichi, Jepang, Hideaki Ohmura, beserta perwakilan Kamar Dagang Nagoya di Gedung DPR RI.
Dalam kesempatan itu, menurut Subardi, almarhum tampak menjalankan tugasnya seperti biasa dan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda mengalami gangguan kesehatan.
Subardi mengatakan, selama mengenal Rachmat Gobel, almarhum dikenal sebagai pribadi yang disiplin dan memiliki dedikasi tinggi terhadap tugas-tugas sebagai wakil rakyat.
Baca Juga:
Lasarus Soroti Ketimpangan Anggaran SDA 2027, Minta KemenPU Susun Ulang Alokasi
Berbagai tanggung jawab kedewanan dijalankan dengan penuh kesungguhan hingga akhir hayatnya.
"Empat hari terakhir saya masih berinteraksi seperti biasa. Tampak sehat. Tentu sangat kehilangan. Orang baik wafat di hari baik," tambah Subardi.
Rachmat Gobel wafat pada usia 63 tahun di RS Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan.