Tujuannya membuat Rusia kekurangan akses pembiayaan untuk mengumpulkan uang atau membiayai kembali utangnya termasuk pembatasan akses ke pasar modal.
Selain lima bank Rusia, Inggris juga memberikan sanksi kepada tiga miliader Rusia, yaitu Gennady Timchenko, Boris Rotenberg dan Igor Rotenberg.
Baca Juga:
Rusia Hujani Drone Ukraina, 77 Pesawat Nirawak Ditembak Jatuh dalam Semalam
Aset tiga individual ini di Inggris akan dibekukan dan mereka dilarang masuk ke Inggris.
Warga negara (dan perusahaan) Inggris pun dilarang untuk berhubungan dan melakukan aktivitas bisnis dengan mereka.
Uni Eropa memberikan sanksi awal dengan pembekuan aset dan larangan perjalanan bagi 35 anggota Duma Rusia yang memberikan voting dukungan pengakuan untuk Donetsk dan Luhansk, 23 individual Rusia serta tiga bank Rusia.
Baca Juga:
Tak Peduli Tahun Baru, Rusia Enggan Gencatan Senjata di Ukraina
Jerman melakukan penangguhan proses sertifikasi pipa gas Nord Stream 2 yang dirancang membawa gas alam dari Rusia langsung ke Eropa.
Kanada melarang warga Kanada melakukan semua transaksi keuangan dengan Luhansk dan Donetsk termasuk juga dalam pemberian utang negara Rusia.
Sementara Jepang dan Australia memberikan sanksi kepada Rusia berupa larangan penerbitan obligasi Rusia di Jepang, membekukan aset individual-individual Rusia tertentu, dan membatasi perjalanan mereka ke Jepang.