Meski demikian, pembentukan dan kekuatan badai tetap dipengaruhi berbagai faktor atmosfer dan kondisi cuaca yang kompleks.
National Oceanic and Atmospheric Administration atau NOAA memperkirakan intensitas siklon berpotensi meningkat dalam dunia yang memanas sekitar 2 derajat Celsius.
Baca Juga:
Cuaca Panas Mendidih, AC Makin Laku Keras di RI
Namun, penelitian mengenai hubungan perubahan iklim dengan penguatan intensitas badai masih terus berkembang.
Jika pemanasan global mencapai 2 derajat Celsius, sejumlah dampak perubahan iklim diperkirakan meningkat secara signifikan dibandingkan kondisi sekarang.
Lehner memperkirakan banyak dampak tersebut dapat meningkat hingga sekitar dua kali lipat dalam frekuensi maupun tingkat keparahannya.
Baca Juga:
Eropa Barat Diterjang Gelombang Panas Ekstrem, PBB Sebut Iklim Makin Buruk
“Pada pemanasan 2 derajat Celsius, banyak dampak bisa menjadi kira-kira dua kali lebih sering atau dua kali lebih parah dibandingkan sekarang,” kata Lehner.
Namun, ia mengingatkan respons sistem iklim tidak selalu bergerak secara linear.
Artinya, setiap tambahan pecahan derajat pemanasan dapat menghasilkan konsekuensi yang berbeda pada masing-masing wilayah dan sistem alam.