"Bea
cukai," jawab Amiril.
"Jadi,
pengertiannya apa?" tanya hakim.
Baca Juga:
Modus Rekayasa Ekspor Sawit, Negara Diperkirakan Rugi Rp14 Triliun
"Seingat
saya, ada masalah di Bea Cukai," jawab Amiril.
"Kok ada
intervensi?" tanya hakim.
"Kayaknya
terkait info ACK gagal kirim," jawab Amiril.
Baca Juga:
‘Sultan’ Kemnaker Gunakan Rekening Keluarga untuk Transaksi
"Jangan
kayaknya, kan saudara
yang kirim," kata hakim, menegaskan.
Selanjutnya,
dalam dakwaan disebutkan PT ACK dipakai Amiril Mukminin atas perintah Edhy Prabowo untuk menjadi perusahaan jasa pengiriman kargo ekspor benih bening lobster (BBL).
Kemudian,
pengiriman tersebut dilakukan sejak April 2020.