Ia mengaku pernah menyampaikan langsung kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo soal keinginannya memperbaiki Pertamina.
“Kalau Anda betul-betul mau saya perbaiki Pertamina, kasih saya jabatan Dirut atau nggak sama sekali,” kata Ahok.
Baca Juga:
PGE Lumut Balai Perkuat Kemitraan Media di Muara Enim Lewat Buka Puasa Bersama
Ahok turut menjelaskan alasan pengunduran dirinya sebagai Komisaris Utama Pertamina.
“Saya keluar karena alasan politik, beda pandangan dengan Presiden Pak Jokowi,” ujar Ahok.
Dalam suasana kerja internal, Ahok mengaku pernah marah besar saat mengetahui ada direktur dicopot tanpa pemberitahuannya.
Baca Juga:
Ketegangan di Selat Hormuz, Dua Kapal Pertamina Terjebak di Zona Rawan
“Saya marah di dalam rapat, ini apa-apaan kok komut nggak tahu ada direktur diganti,” kata Ahok.
Ia bahkan mengisahkan hampir melempar botol minum saat ditegur soal kewenangan Menteri BUMN.
“Saya waktu itu mau saya lempar pakai botol air minum,” ujar Ahok.