WahanaNews.co | Kehidupan berdemokrasi yang terbangun di negeri ini tampaknya sudah sedemikian senjang.
Lima tahun terakhir, selisih skor demokrasi tertinggi yang dicapai DKI Jakarta dengan terendah di Papua Barat semakin berjarak.
Baca Juga:
Pakar UNAIR Ungkap Kekuatan Media Sosial dalam Menggerakkan Massa dan Demokrasi Dari Arab Spring hingga No Viral No Justice, Media Sosial Jadi Kekuatan Baru Publik
Dengan mengacu pada hasil Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) yang dipublikasikan Badan Pusat Statistik (BPS), kondisi demokrasi di negeri ini tergolong “sedang”.
Skor indeks nasional tahun 2020 sebesar 73,66.
Sebenarnya, dibandingkan dengan tahun sebelumnya, telah terjadi penurunan skor capaian, kendati dalam kategori kualitas demokrasi masih dalam kategori yang tetap sedang.
Baca Juga:
Kakistokrasi, Mengubur Kompetensi Utamakan Loyalitas
Jika dicermati, informasi menarik dari IDI tidak hanya terkait penurunan skor indeks ini semata.
Namun, seberapa besar derajat perbedaan kualitas kehidupan berdemokrasi yang terbangun pada setiap provinsi tergolong mengejutkan.
Itulah mengapa, dalam kerangka tujuan pemerataan pembangunan wilayah, disparitas yang terbangun perlu dipersoalkan.