WahanaNews.co, Jakarta - Nama Praka Riswandi Manik mendadak menjadi perbincangan hangat di seluruh dunia maya setelah ia diduga terlibat dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian seorang pemuda asal Aceh.
Profil pribadi dan akun Instagram Riswandi Manik sekarang menjadi fokus perhatian netizen di berbagai platform media sosial dan mesin pencarian utama.
Baca Juga:
Aparat penegak hukum diminta Tindak Kontraktor Pembangunan Oprit Jembatan Desa Teluk Kayu Putih kabuputen Tebo
Riswandi Manik adalah seorang anggota TNI yang aktif dalam Grup A Paspampres.
Sejarah pengabdiannya sebagai anggota Ta Walis 3/3/11 Ki C Walis Yonwalprotneg juga dapat ditemukan melalui NRP-nya: 31130773030694.
Sebelumnya, pelaku bertugas di Polisi Militer dan mengawali karier dengan pangkat prajurit dua (Prada) usai lulus pendidikan Tamtama TNI AD.
Baca Juga:
Aliansi Demokrasi kubu Jambi mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas Pekerjaan drainase di SD AL WASHLIYAH Kab Tebo
Ia diduga terlibat dalam pemukulan dan penculikan Imam Masykur, seorang penduduk Gompong Mon Keulayu, Gandapura, Bireun, Aceh yang sedang merantau di Jakarta.
Diketahui bahwa Imam Masykur akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Angkatan Darat (RSAD) Jakarta Pusat setelah mengalami kekerasan oleh pelaku tersebut. Video kejadian penganiayaan Imam Masykur menjadi viral di media sosial.
Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Rafael Granada Baay, Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres), membenarkan bahwa terdapat dugaan kasus penganiayaan yang melibatkan anggota Paspampres terhadap seorang warga Aceh yang berujung pada kematian.