“Keluarga kemudian mengirimkan catatan kematian K. DC Adakami ga mau tau dan mengatakan catatan kematian K adalah palsu. Teror DC Adakami masih terus berlanjut, mereka masih terus mengirimkan order fiktif gofood ke rumah K, meskipun K sudah meninggal dunia. Padahal rumah tersebut sedang dijual dengan harga murah, karena rumah tsb pernah dipakai untuk bunuh diri,” tutur @rakyatvspinjol.
Kasus bunuh diri K sudah ditangani polisi. Di rumah K juga ditemukan surat yang menyebutkan Adakami telah merusak hidupnya.
Baca Juga:
Menjaga Stabilitas Keuangan Pasca-Lebaran: Waspadai Pinjaman Online!
Profil AdaKami
Kantor AdaKami atau PT Pembiayaan Digital Indonesia beralamat di Jl.H.R. Rasuna Sahid Blok X-5 No. 13 Kuningan Timur, Jakarta Selatan.
Jajaran direksi dan komisaris AdaKami diisi oleh Bernardino M. Vega sebagai direktur utama, Li Meng Michael sebagai direktur operasional, Isenta Hioe sebagai komisaris utama, Ho Tak Leung Simon sebagai komisaris, dan Amelia Kurniawan sebagai komisaris.
Baca Juga:
Dedi Mulyadi Ajak OJK Berantas Bank Gelap dan Pinjol Ilegal
Berikut kinerja keuangan AdaKami pada tahun 202:
Pendapatan: Rp1,248 triliun
Beban Pokok dan Beban Operasional: Rp854,95 miliar
Laba Usaha: Rp393,27 miliar
Aset Lancar: Rp579,2 miliar
Aset Tidak Lancar: Rp37,8 miliar
Jumlah Aset: Rp617 miliar
Liabilitas Jangka Pendek: Rp263,3 miliar
Liabilitas Jangka Panjang: Rp9,39 miliar
Jumlah Liabilitas: Rp272,7 miliar
Jumlah Ekuitas: Rp344,2 miliar
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas: Rp617
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.