3. Perang Siber dan Serangan Ekonomi
Dengan menyerang sistem keuangan, transportasi, dan energi AS, serta mengguncang dolar melalui cadangan devisa, China bisa melumpuhkan kapasitas perang AS tanpa kontak fisik besar.
Baca Juga:
Wali Kota di Los Angeles Mengaku Jadi Agen China, Terancam 10 Tahun Penjara
4. Memecah Aliansi Global AS
Dengan tekanan diplomatik dan ekonomi, China dapat membujuk negara-negara seperti Filipina atau Korea Selatan untuk bersikap netral, mengurangi efektivitas aliansi AS.
Meskipun kekuatan militer Amerika Serikat tetap yang terbesar secara global, China memahami bahwa di era peperangan modern, kecepatan, kecerdikan, dan penggunaan serangan multidimensi jauh lebih menentukan dibanding sekadar jumlah rudal atau tank.
Baca Juga:
321 WNA Ditangkap Polisi dari Markas Judi Online Internasional Hayam Wuruk
"China bertarung dengan otak, bukan hanya otot," ungkap seorang pakar strategi internasional.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.