Juru bicara Gedung Putih John Kirby mengatakan bahwa para pejabat AS "sangat kecewa dengan keputusan Netanyahu untuk tidak mengirim penasihatnya untuk melakukan pembicaraan di Gedung Putih mengenai operasi Rafah".
6. Sekjen PBB
Baca Juga:
Trump Sebut AS Bakal Dapat Triliunan Dolar Dari Penjualan Minyak Venezuela
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan resolusi tersebut harus dilaksanakan. Ia menambahkan bahwa kegagalan untuk melakukan hal tersebut "tidak dapat dimaafkan".
7. China
Duta Besar China untuk PBB, Zhang Jun, menyebut langkah ini membukakan harapan baru bagi para warga Gaza yang saat ini nyawanya terancam.
Baca Juga:
Penarikan AS dari Badan PBB Tuai Respons Keras Sekjen PBB
"Bagi mereka yang sudah meninggal, resolusi DK PBB saat ini sudah terlambat, namun bagi jutaan orang di Gaza yang masih terperosok dalam bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya, resolusi ini, jika diterapkan secara penuh dan efektif, masih dapat memberikan harapan yang telah lama dinantikan," tambahnya.
8. Rusia
Duta Besar Rusia untuk PBB Vasily Alekseyevich Nebenzya mengatakan Moskow berharap resolusi tersebut akan digunakan untuk kepentingan perdamaian daripada memajukan "operasi tidak manusiawi Israel terhadap Palestina".