Ia juga mendorong evaluasi berkala terhadap pejabat yang menempati posisi strategis, terutama pada unit pelayanan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat maupun warga negara asing.
“Rotasi jabatan, audit integritas, serta penguatan budaya antikorupsi harus menjadi bagian dari reformasi berkelanjutan. Pendekatan ini penting agar kasus serupa tidak terus berulang setiap beberapa tahun dengan pola yang hampir sama,” urai Andreas.
Baca Juga:
DPR Dorong Regulasi AI Nasional untuk Lindungi Hak Cipta dan Kepentingan Indonesia
Menurutnya, di tengah dinamika dan tantangan global yang semakin kompleks, Indonesia membutuhkan birokrasi yang profesional, bersih, transparan, dan dapat dipercaya oleh masyarakat maupun komunitas internasional.
“Karena itu, OTT KPK di lingkungan Imigrasi Jakarta Barat harus dilihat sebagai kesempatan untuk memperbaiki sistem, bukan hanya sekadar menghukum oknum,” tutup Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.