Mereka bergegas membeli saham ketika saham itu cenderung naik.
Atau mereka menjual saham segera setelah keuntungan sudah di depan mata (take profit) atau menjual saham sebelum merugi lebih banyak (cut loss).
Baca Juga:
Polda Jambi Tangkap 7 Pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin di Kab. Merangin
Semua itu dilakukan dalam jangka pendek.
Untuk memburu dividen, investor individu pun memborong saham emiten yang segera membagikan dividen.
Padahal, dividen baru akan dibagi ketika emiten menggapai laba.
Baca Juga:
Faktor Usia dan PHK, Pembayaran Dana Pensiun Tembus Rp 20,79 Triliun
Bahkan, sekalipun emiten meraih laba, tetapi rapat umum pemegang saham (RUPS) berkata lain, maka dividen tidak akan dibagikan kepada investor.
Keempat, ingat senantiasa bahwa dalam investasi saham itu juga tersimpan dua risiko.
Risiko pertama yang disumbangkan oleh kondisi umum perekonomian atau risiko pasar (market risk).