Anggapan
bahwa emosi merupakan hal yang diabaikan dan hanya merupakan faktor pengganggu
saja merupakan pandangan yang menyesatkan dalam menanggapi perubahan
organisasi.
Emosi
dapat berfungsi positif dan mendorong tercapainya perubahan organisasi kalau
emosi dikelola dengan wajar.
Baca Juga:
Mensos Ungkap Nilai Nominal Bantuan Tunai Korban Bencana Sumatera: Rp8 Juta/Keluarga
Hal ini
disebabkan karena emosi memiliki fungsi adaptif bagi individu yang
bersangkutan.
Di samping itu, emosi juga merupakan
komponen yang penting dalam motivasi sebab akan menggerakkan individu untuk
berperilaku tertentu.
Suatu
proses perubahan organisasi yang berjalan dengan baik melibatkan interaksi
terus menerus antara proses emosi dan kognitif para anggota organisasi (Yuwono
& Ani Putra, 2005).
Baca Juga:
Tahun Depan Mensos Siapkan Menu MBG Rp15 Ribu untuk Lansia dan Disabilitas
Aksi
emosional Risma hingga saat ini untuk kasus Bandung, Tuban dan Tangerang cukup
membawa dampak.
Petugas
di Balai Wyata Guna Bandung berubah giat bekerja dan lebih serius mengerjakan
dapur umum.
Kasus
penyunatan bansos di Tangerang berlanjut ke kepolisian dan diusut para
pelakunya.