Kesan Warga Sekitar
Salah satu penjaga keamanan kos-kosan di depan rumah Zarof mengungkapkan bahwa rumah tersebut memang jarang terlihat ramai.
Baca Juga:
Mahkamah Agung Batalkan Vonis Bebas Kasus Limbah B3 di Deli Serdang, Jatuhkan Pidana Denda Rp1,5 Miliar
"Rumah itu memang selalu sepi, gerbangnya hanya dibuka kalau ada tamu, biasanya mobil plat merah," ujar penjaga tersebut.
Dia juga mengaku bahwa ketika penggeledahan terjadi, banyak petugas yang datang ke rumah, meski tidak jelas dari institusi mana. "Saya lihat banyak orang datang waktu itu, tapi kayaknya bukan dari KPK," tambahnya.
Setelah penggeledahan, penjaga kos-kosan itu juga mengatakan bahwa lampu di rumah Zarof sempat padam, sementara rumah-rumah lain tetap menyala.
Baca Juga:
Kasasi Jaksa Penuntut Ditolak, Hakim Heru Pembebas Ronald Tannur Tetap Divonis 10 Tahun Bui
"Lampunya mati, enggak tahu kenapa, cuma di situ doang yang mati," jelasnya.
Meski jarang terlihat, penjaga tersebut menyebut Zarof sebagai sosok yang baik dengan jiwa sosial tinggi.
"Dia sering mengundang anak yatim untuk santunan setiap bulan puasa," katanya.