Dedi bersaksi bahwa dua kali pencairan dana BOS yayasan diserahkan pada Yanti lalu dimasukkan ke kamarnya.
Dedi mengaku tak mengetahui alasan dana BOS sekolah justru dipegang oleh istri Yoris.
Baca Juga:
Raup Keuntungan Hingga Rp250 Juta Perbulan, Penjual Minyakita Palsu Ditangkap Polisi
Yayasan milik Yosef ini memang santer disebut-sebut sebagai pemicu pembunuhan Tuti dan Amel.
Pasalnya semasa hidup, Tuti menjabat sebagai bendahara dan Amalia Mustika Ratu sebagai sekretarisnya.
Sedangkan Yoris ketua yayasan, tapi Yosef dan istri mudanya Mimin justru tak dianggap.
Baca Juga:
Tangani Sampah di TPS Pujasera, Pemkab Subang Kerahkan 11 Truk dan Dua Alat Berat
Dedi juga menurutkan bahwa Yayasan Bina Prestasi Nasional menerima dana sebesar Rp 1,3 miliar pada tahun 2021, yang berasal dari berbagai sumber termasuk dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dan BPMU (Bantuan Pendidikan Masyarakat Umum).
"Saya juga merasa heran melihat jumlah uang tersebut," kata Dedi seperti yang dilaporkan dalam video di YouTube oleh Heri Susanto.
Sebagai mantan bendahara, Dedi sempat merasa curiga terhadap yayasan tersebut.